baznas way kanan
BAZNAS LUNCURKAN GERAKAN INFAK PENDIDIKAN
13/02/2026 | baznas way kananBadan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Lampung meluncurkan Gerakan Infak Pendidikan sekaligus menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) BAZNAS.
Acara yang berlangsung pada 13-14 Februari 2026 di Bandar Lampung ini menjadi tonggak baru dalam kolaborasi sektor pendidikan dan filantropi Islam di Bumi Ruwa Jurai.
Kegiatan ini dihadiri jajaran pimpinan BAZNAS RI, seluruh pimpinan BAZNAS dari kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, perwakilan Kesra, serta Kejaksaan Tinggi Lampung.
Ketua BAZNAS Provinsi Lampung, Iskandar Zulkarnain, mengatakan Gerakan Infak Pendidikan ini merupakan pengejawantahan strategi Gubernur Lampung untuk mengoptimalkan potensi pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).
Gerakan ini bukan sekadar pengumpulan dana, melainkan strategi jangka panjang untuk memperkuat posisi BAZNAS dalam membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan.
"Fokus utama kita adalah membantu mustahik, terutama para siswa yang memiliki kendala biaya agar tidak ada lagi anak di Lampung yang putus sekolah karena faktor ekonomi," ujarnya.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS bersinergi erat dengan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung untuk mengatur mekanisme pemungutan infak di sekolah-sekolah dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas sesuai SOP yang dibahas dalam Bimtek tersebut.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M Firsada, menyoroti besarnya potensi zakat di Lampung yang jika dikelola dengan baik mampu menjadi mesin penggerak ekonomi kerakyatan.
"Potensi zakat kita mencapai angka ratusan miliar rupiah. Angka yang sangat besar ini diharapkan dapat memperkuat sektor UMKM dan secara otomatis meningkatkan kesejahteraan para mustahik di Lampung," jelas M.Firsada.
Pemerintah Provinsi Lampung pun menyatakan komitmennya untuk mendukung penuh perbaikan tata kelola zakat.
"Peluncuran Gerakan Infak Pendidikan ini adalah langkah strategis jangka panjang. Kami mendukung penuh penguatan tata kelola zakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas," ujarnya.
Sementara itu, BAZNAS Kabupaten Way Kanan turut hadir secara langsung guna memastikan implementasi SOP dan gerakan infak ini berjalan selaras di daerah.
Delegasi Way Kanan dipimpin oleh Wakil Ketua II, Andriyan Sahrial, didampingi oleh staf pelaksana, Andrie Afriyansyah.
Dengan diluncurkannya gerakan ini, BAZNAS berharap kesadaran berinfak sejak dini di lingkungan sekolah dapat menjadi budaya baru yang tidak hanya membantu biaya pendidikan, tetapi juga membentuk karakter peduli sesama bagi generasi muda di Provinsi Lampung.